by

EXCEPTIO NON ADIMPLETI CONTRACTUS

EXCEPTIO NON ADIMPLETI CONTRACTUS

 

Exceptio Non Adimpleti Contractus pada hakekatnya mempunyai hubungan kausalitas yang sangat  erat dengan pemutusan perjanjian (termination of agreement, beeindiging van de overeenkomst) dalam konteks  perjanjian yang timbal balik (reciprocal agremeent), sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1266 KUHPerdata, yang berbunyi: “Syarat batal dianggap selalu dicantumkan dalam persetujuan yang timbal balik, andaikata salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya. Dalam hal demikian persetujuan tidak batal demi hukum, tetapi pembatalan harus dimintakan kepada Pengadilan”. “Permintaan ini juga harus dilakukan, meskipun syarat batal mengenai tidak dipenuhinya kewajiban dinyatakan di dalam persetujuan. Jika syarat batal tidak dinyatakan dalam persetujuan, maka Hakim dengan melihat keadaan, atas permintaan tergugat, leluasa memberikan suatu jangka waktu untuk memenuhi kewajiban, tetapi jangka waktu itu tidak boleh lebih dan satu bulan”.

Adakalanya dalam praktek hukum,  salah satu pihak dalam perjanjian yang  bersifat timbal  balik, yang lalai memenuhi kewajibannya tidak dapat diminta untuk melakukan  pemenuhan prestasinya oleh pihak yang lain. Keadaan demikian dapat terjadi dalam hal yaitu apabila pihak yang satu  menuntut pemenuhan kewajiban kepada pihak lain, maka pihak lain ini dapat menangkis dengan dalil bantahan  yang disebut “exceptio non adimpleti contractus”, karena pihak yang menuntut (Penggugat) tersebut dalam kenyataan yang sebenarnya (in concreto) dianggap telah juga melakukan wanprestasi (cidera janji atau ingkar janji).

The exceptio non adimpleti contractus is a defence that can be raised in the case of a reciprocal contract. In essence, it is a remedy that allows a party to withhold his own performance, accompanied by a right to ward off a claim for such performance until the other party has duly performed his or her obligations under the contract.

Ekseptio non adimpleti contractus adalah suatu tangkisan, yang pada pokoknya mengatakan, “anda sendiri belum berprestasi dan karenanya anda tidak patut untuk menuntut saya berprestasi”. Alasan eksepsi ini dikemukakan untuk melawan tuntutan kreditur atau pihak berpiutang terhadap  pemenuhan perikatan oleh debitur atau pihak berutang. Tangkisan berupa ” Ekseptio non adimpleti contractus ”  hanya berlaku untuk perjanjian timbal balik, dimana masing – masing pihak berkewajiban untuk memenuhi prestasi yang telah disepakati.

Dalam terminologi Hukum Acara Perdata, eksepsi (exceptio) berarti sebuah tangkisan atau bantahan, dan juga pembelaan yang diajukan Tergugat terhadap materi gugatan Penggugat.   Ada dua jenis eksepsi yang dikenal yaitu Exeptio non adimpleti contractus yang artinya tangkisan seorang Tergugat/Tertuntut (yang digugat karena tak menerpati perjanjian) yang menyatakan bahwa Penggugat/Penuntut  juga tidak memenuhi janjinya, misalnya khusus mengenai jual – beli.  Eksepsi jenis kedua adalah Exceptio plurium concumbentium yang berarti dalam tuntutan kebapaan: tangkis seorang Tergugat/Tertuntut (suami) terhadap gugatan/ tuntutan pihak  Penggugat/ Penuntut (ibu dan/atau anak bersangkutan) yang pada pokoknya menyatakan bahwa  di waktu sebelum hamil Penggugat/Penuntut (in casu: Istri)  telah melakukan hubungan kelamin/hubungan intim atau zinah (adultery, operspel)   dengan beberapa pria lain.  Jika hal ini dapat dibuktikan, maka tuntutan Penggugat/Penuntut (isteri dan/atau anaknya)  tidak dapat diterima oleh Hakim.

Perjanjian yang timbal balik menentukan bahwa  prestasi dari masing – masing  pihak adalah saling bergantung satu dengan lainnya (interdependent with each other), sehingga akibatnya ialah pihak yang seharusnya memenuhi prestasi lebih dahulu tetapi tidak melakukan prestasi tersebut adalah bertentangan dengan asas  ITIKAD BAIK (good faith), oleh karena itu apabila terjadi sengketa (dispute) maka pihak lainnya dapat mengemukakan “exceptio non adimpleti contractus”.

Apabila didalam suatu perjanjian sudah ditentukan siapa pihak yang harus memenuhi prestasi lebih dahulu, maka pihak lainnya tidak dapat mengemukakan “exceptio non adimpleti contractus”.  Hal ini sesuai dengan prinsip dasar dari ajaran “ekseptio non adimpleti contractus adalah suatu tangkisan, yang mengatakan “anda sendiri belum berprestasi dan karenanya anda tidak patut untuk menuntut saya berprestasi”.

Dengan demikian, “exceptio non adimpleti contractus” dapat dilakukan apabila dalam perjanjian timbal balik tidak ditentukan siapa pihak yang harus melaksanakan prestasi lebih dahulu, dalam hal ini asas itikad baik dan keputusan mempunyai peranan penting untuk penyelesaian sengketa.

Exceptio non adimpleti contractus tidak dapat dilakukan apabila dalam perjanjian timbal balik telah ditentukan siapa yang harus melaksanakan prestasi lebih dahulu. Apabila sudah ditentukan siapa pihak yang harus (wajib) menjalankan prestasi lebih dahulu dan ternyata tidak melakukannya, maka dengan tegas ia dinyatakan telah melakukan wanprestasi.

Dalam praktek peradilan perdata, menurut PITLO bahwa  yurisprudensi  tidak mengakui (tidak mengenal) adanya prinsip “exceptio non adimpleti contractus”, namun demikian banyak ahli hukum yang telah mengakui adanya prinsip “exceptio non adimpleti contractus”.  Secara yuridis, konsepsi “exceptio non adimpleti contractus”  pada hakekatnya berhubungan dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut:

a. Pasal 1513 KUHPerdata (Burgerlijk Wetbook), yang berbunyi: “Kewajiban utama si pembeli ialah membayar harga pembelian, pada waktu dan ditempat sebagaimana ditetapkan menurut perjanjian“.

b. Pasal 1517 KUHPerdata (Burgerlijk Wetbook), yang berbunyi: “Jika si pembeli tidak membayar harga pembelian, si penjual dapat menuntut pembatalan pembelian, menurut ketentuan ketentuan-ketentuan pasal 1266 dan 1267“.

 

 

Penulis: Appe Hamonangan Hutauruk, SH., MH.

 

About Author: Appe Hamonangan Hutauruk

Appe Hamonangan Hutauruk selaku Penulis tunggal pada Website: "Law Firm Appe Hamonangan Hutauruk & Associates" adalah seorang "Pegiat Penegakkan Hukum dan Hak Asasi Manusia" serta "Pemerhati Sosial Kemasyarakatan" yang berprofesi sebagai Advokat (Advocate), Konsultan Hukum (Legal Consultant) dan Dosen (lecturer) pada salah satu Universitas swasta di Jakarta, selain itu juga menduduki jabatan sebagai Ketua Umum pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama "Komunitas Masyarakat Anti Korupsi dan Penggelapan Pajak (KOMAKOPEPA). youtube.com/c/BeritaHukumKebijakanPublik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

858 comments

  1. Pingback: viagra or cialis
  2. Pingback: buy gabapentin
  3. Pingback: cytotmeds.com
  4. Pingback: buy kratom online
  5. Pingback: best kratom
  6. Pingback: best delta 8
  7. Pingback: viagra in canada
  8. Pingback: viagra vs cialis
  9. Pingback: vardenafil 5mg
  10. Pingback: generic cymbalta
  11. Pingback: prednisone dosage
  12. Pingback: duloxetine dr 30mg
  13. Pingback: metformin 1000 mg
  14. Pingback: wellbutrin reviews
  15. Pingback: buspar medication
  16. Pingback: what is celexa
  17. Pingback: generic tizanidine
  18. Pingback: voltaren generic
  19. Pingback: clonidine hcl
  20. Pingback: carvedilol 6 25
  21. Pingback: strap on dildo kit
  22. Pingback: purchase levitra
  23. Pingback: Marijuana Gummies
  24. Pingback: nosipren for sale
  25. Pingback: Observer
  26. Pingback: bachelor's degree
  27. I believe everything published made a great deal of sense.

    However, what about this? suppose you were to write a killer title?
    I ain’t suggesting your information isn’t good, however what if you added a post title that grabbed people’s attention?
    I mean EXCEPTIO NON ADIMPLETI CONTRACTUS – Appe Hamonangan Hutauruk is a little plain. You might glance at Yahoo’s
    home page and see how they create article headlines to get people to click.

    You might try adding a video or a pic or two to grab people excited
    about everything’ve got to say. Just my opinion,
    it might bring your blog a little bit more interesting. http://herreramedical.org/azithromycin

  28. Pingback: acyclovir ointment
  29. Pingback: fish amoxicillin
  30. Pingback: donepezil purpose
  31. Pingback: buy weed
  32. Pingback: weed near me
  33. Pingback: buy weed online
  34. Pingback: dispensary near me
  35. Pingback: free viagra
  36. Pingback: buy weed
  37. Pingback: SF Examiner
  38. Pingback: albino shrooms
  39. Pingback: whats viagra
  40. Pingback: guns for sale
  41. Pingback: Ruger Revolvers
  42. Pingback: levitra 100mg
  43. Pingback: viagra boys
  44. Pingback: Investor obligasi
  45. Pingback: MUT
  46. Pingback: ivermectin 6mg
  47. Pingback: cialis patent
  48. Pingback: MILF Porn Land
  49. Pingback: 20 mg sildenafil
  50. Pingback: escort istanbul
  51. Pingback: viagra generic
  52. Pingback: sınırsız escort
  53. Pingback: Roofing Company
  54. Pingback: canadapharmacy.com
  55. Pingback: Romeo 1 Pro
  56. Pingback: tadalafil cialis
  57. Pingback: levitra back pain
  58. Pingback: 50 beowulf ammo
  59. Pingback: Dumbbell Set
  60. Pingback: bulk crab
  61. Pingback: doxycycline 50mg
  62. Pingback: lasix 20 mg cost
  63. Pingback: xenical cost nz
  64. Pingback: clomid iui cycle
  65. Pingback: domperidone gerd
  66. Pingback: costco shed
  67. Pingback: nolvadex medicine
  68. Pingback: revia davis pdf
  69. Pingback: tadalafil 10 mg
  70. Pingback: real cialis pills
  71. Pingback: sex3rabic
  72. Pingback: learn more
  73. Pingback: latest technology
  74. Pingback: HBCUEX
  75. Pingback: buy weed Malta
  76. Pingback: cialis capsule
  77. Pingback: glo extracts
  78. Pingback: female viagra
  79. Pingback: viagra alternative
  80. Wow, awesome blog structure! How lengthy have
    you been blogging for? you make running a blog look easy.
    The full glance of your website is magnificent, as well as the content material!

News Feed