by

CONTOH KESIMPULAN GUGATAN WANPRESTASI YANG DIKABULKAN OLEH PENGADILAN

CONTOH KESIMPULAN GUGATAN WANPRESTASI

YANG DIKABULKAN OLEH PENGADILAN

 

 

KESIMPULAN PENGGUGAT

Dalam Perkara Perdata  Nomor: 399/Pdt.G/2017/PN.JKT.SEL. 

Antara: 

MARAGANTI,  beralamat di Jalan Mustika IV/37 RT 08/RW 11 Kelurahan Rawamangun, Kotamadya Jakarta Timur, selanjutnya disebut sebagai  PENGGUGAT; 

Melawan: 

  • Koperasi Perhimpunan Purna Karyawan Pertamina (KOPANA), semula beralamat/berkedudukan hukum di Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 No. 18 Jakarta 12510, sekarang domisili hukum/kedudukan hukum/ alamatnya sudah tidak diketahui/tidak dikenal lagi, selanjutnya disebut sebagai  TERGUGAT;
  • SAKRI, beralamat di Kampung Karet No. 76 RT 01/RW 01 Desa Setusari, Kecamatan Ceulengsi, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, selanjutnya disebut sebagai TURUT TERGUGAT;

Jakarta,  7  Nopember   2017

Nomor           : 027/AHH & Ass./G.Pdt./XI/2017
Lampiran        :
Perihal         : KESIMPULAN


Kepada, Yth:
Majelis Hakim Perkara Perdata Nomor: 399/Pdt.G/2017/PN.JKT.SEL. 
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 
Jl. Ampera Raya No. 133
Jakarta  Selatan 12550

 

 

Dengan Hormat,

 

Kami yang bertanda tangan di bawah ini, APPE HAMONANGAN HUTAURUK, SH., MH., dan YANRINO SIBUEA, SH., masing – masing Advokat dan Konsultan Hukum pada Law Office APPE HAMONANGAN HUTAURUK & ASSOCIATES, berkedudukan di Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 13 A Jakarta Timur 13470 Indonesia, selaku Kuasa Hukum berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor: 021/AHH&Ass./SK/VI/2017  Tanggal 23 Juni 2017 (terlampir), dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama   MARAGANTI baik selaku diri sendiri, beralamat di Jl. Mustika IV/37  RT 08/RW 11 Kelurahan Rawamangun, Kotamadya Jakarta Timur, dan maupun selaku Kuasa dari YAYO SAHRONI, beralamat di  Kp. Tunggilis RT 19/RW 04 Desa Setusari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, berdasarkan Surat Kuasa Tanggal 13 Desember 2016   (terlampir),  selanjutnya disebut  sebagai PENGGUGAT;

Dengan ini Penggugat hendak mengajukan KESIMPULAN sebagai pendapat yuridis berdasarkan fakta – fakta hukum yang terungkap di persidangan,  sebagai berikut:

  1. Bahwa berdasarkan fakta – fakta hukum di persidangan melalui Bukti P – 1 berupa KESEPAKATAN KERJA SAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997, Bukti P – 1B  berupa SURAT TANDA LAPOR KEHILANGAN BARANG/SURAT SURAT Nomor: 2958/STLK/X/2017/Spg. Tanggal 10 Oktober 2017, jo.  Bukti P – 1C berupa Surat Nomor: 039/KOPANA/ I/1999 Tanggal 28 Januari 1999 Perihal: Pengembalian Dana, jo. Bukti P – 2 berupa Surat Nomor: 38/KOPANA/II/09 Tanggal 19 Pebruari 2009 Perihal: Kavling Mutiara Cileungsi, jo. Bukti P – 4B berupa Surat No.: 189/Kopana/XII/08/ Tanggal 2 Desember 2008 Hal: Undangan, jo. Bukti P – 4C berupa Surat Nomor:47/Kopana/III/09 Tanggal 10 Maret 2009 Perihal: Pemberitahuan,   terungkap bahwa antara Penggugat dan Tergugat terdapat hubungan hukum (rechtsverhouding/rechtbetrekking)  dalam bentuk kerjasama pembebasan lahan/tanah yang terletak di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor;
  1. Bahwa fakta – fakta hukum yang terungkap di persidangan melalui Bukti P – 1 berupa KESEPAKATAN KERJA SAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997, adalah:
  • Bahwa Penggugat selaku PIHAK PERTAMA berkewajiban mengadakan/menyediakan pembebasan lahan/tanah seluas + 50 Ha (lima puluh Hektare) atau sama dengan 500.000 M2 (lima ratus meter persegi) yang terletak di Desa Setusari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor (vide Pasal 1 angka 1  Bukti P – 1);
  • Bahwa di sisi lain, Tergugat selaku PIHAK KEDUA berkewajiban menyediakan dana/anggaran untuk pembayaran atas pengadaan/ penyediaan/pembebasan lahan/tanah tersebut kepada Penggugat, sebesar Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) per M2 (vide Pasal 1 angka 1 Bukti P – 1);
  • Bahwa dengan demikian, mengacu pada klausul yang terdapat pada Bukti P – 1 yang diajukan oleh Penggugat di persidangan, maka anggaran/dana yang harus diserahkan oleh Tergugat kepada Penggugat untuk pembayaran atas pengadaan/penyediaan/pembebasan lahan/tanah sebagaimana dimaksud dalam KESEPAKATAN KERJASAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997 adalah sebesar Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) X 50 Ha (lima puluh Hektare) atau 500.000 M2 (lima ratus meter persegi) yaitu sama dengan 7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ratus ribu rupiah);
  1. Bahwa selain itu, fakta – fakta yang terungkap di persidangan, dengan berpedoman pada Bukti P – 1  (vide Pasal 2 angka 1  KESEPAKATAN KERJASAMA Tanggal 18 November 1997) sebagai dasar hubungan Hubungan Hukum (rechtsbetrekking) antara Penggugat dan Tergugat, maka sistem pembayaran yang disepakti antara Penggugat dan Tergugat adalah:
  • Pembayaran Tahap I (Pertama) yaitu sebesar 60 % (enam puluh persen) dari anggaran keseluruhan yang diperlukan untuk pembebasan/pengadaan tanah/lahan seluas 50 Hektare (50 Ha) atau 60 % (enam puluh persen) dari Rp. 7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ratus ribu rupiah) yaitu sama dengan Rp. 4.500.000.000,- (empat milyar lima ratus juta rupiah);

Bahwa akan tetapi Penggugat baru menerima pembayaran Tahap Pertama sebesar 1.900.000.000,- (satu milyar sembilan ratus juta rupiah). Sehingga sisa pembayaran Tahap Pertama yang belum dibayarkan oleh Tergugat kepada Penggugat sampai saat ini adalah sebesar Rp. 2.600.000.000,- (dua milyar enam ratus juta rupiah);

Bahwa padahal seharusnya, Tergugat seharusnya telah menyerahkan pembayaran Tahap Pertama kepada Penggugat sebesar 60 % (enam puluh persen) dari Rp. 7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ratus ribu rupiah) yaitu sama dengan Rp. 4.500.000.000,- (empat milyar lima ratus juta rupiah) pada saat diadakannya penandatanganan KESEPAKATAN KERJASAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997;

  • Pembayaran Tahap II (Kedua) sebesar 40 % (empat puluh persen) dari Rp. 7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ratus ribu rupiah) atau sama dengan Rp. 3.000.000.000,- (tiga milyar lima ratus juta rupiah) setelah Akte Jual Beli selesai ditandatangani oleh Pejabat yang berwenang/camat;

Bahwa pembayaran Tahap Kedua ini adalah sampai saat ini sama sekali seluruhnya belum dibayarkan oleh Tergugat kepada Pengggugat;

Bahwa padahal seharusnya Tergugat telah menyerahkan Pembayaran Tahap Kedua sebesar 40 % (empat puluh persen) dari Rp. 7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ratus ribu rupiah) atau sama dengan Rp. 3.000.000.000,- (tiga milyar lima ratus juta rupiah) setelah Akte Jual Beli selesai ditandatangani oleh Pejabat yang berwenang/camat, oleh karena fakta hukum yang sebenarnya adalah Akte Jual Beli atas tanah – tanah/lahan – lahan yang dibebaskan oleh Penggugat tersebut telah  ditandatangani oleh Pejabat yang berwenang/camat dan telah pula diserahkan oleh Penggugat kepada Tergugat;

Bahwa sehingga jumlah keseluruhan pembayaran yang belum diserahkan oleh Tergugat kepada Penggugat berkaitan dengan pelaksanaan KESEPAKATAN KERJASAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997 adalah sebesar Rp. 2.600.000.000,- (dua milyar enam ratus juta rupiah) +  Rp. 3.000.000.000,- (tiga milyar lima ratus juta rupiah) atau sama dengan Rp. 5.600.000.000,- (lima milyar enam ratus juta rupiah);

  1. Bahwa berdasarkan fakta – fakta hukum di persidangan melalui: (1) Bukti P – 1C  berupa Surat Nomor: 039/KOPANA/ I/1999 Tanggal 28 Januari 1999 Perihal: Pengembalian Dana; (2) Bukti P – 2 berupa Surat Nomor: 38/KOPANA/II/09 Tanggal 19 Pebruari 2009 Perihal: Kavling Mutiara Cileungsi; (3) Bukti P – 3 berupa Tanda Terima Tanggal 6 Pebruari 2004 yang diterbitkan oleh pihak Kepolisian Resort Metropolitan Jakarta Selatan; dan (4) Bukti P – 4 berupa LAMPIRAN SURAT KAPOLRES METRO JAKSEL No. Pol.: B/-/I/2005/RES JAKSEL, JANUARI  2005, (5)  Bukti P – 5 berupa Surat Nomor: 52/Kopana/III/09 Tanggal 16 Maret 2009 Perihal: AJB (Akta Jual Beli) Kapling Mutiara Cileungsi, dan (6)  Bukti P – 6 berupa Surat Nomor: B/821/IV/2010/ Res Jaksel Tanggal 26 April 2010 Perihal: Pengembalian berkas Akta Jual Beli  terungkap bahwa Penggugat telah melakukan sebagian dari prestasinya yaitu telah melaksanakan  kewajibannya untuk melakukan pengadaan/pembebasan tanah/lahan di Desa Setusari seluas  +000 m2 (+ 15,3 Ha);
  1. Bahwa sampai saat ini Penggugat belum mendapatkan/menerima keseluruhan Pembayaran Tahap Pertama sebesar  4.500.000.000,- (empat milyar lima ratus juta rupiah) dari Tergugat. Pembayaran Tahap Pertama yang diterima oleh Penggugat dari Tergugat hanya sebesar Rp. 1.900.000.000,- (satu milyar sembilan ratus juta rupiah), fakta hukum ini terungkap di persidangan melalui:
  • Bukti P – 1C  berupa Surat Nomor: 039/KOPANA/ I/1999 Tanggal 28 Januari 1999 Perihal: Pengembalian Dana;

Bahwa berdasarkan Bukti P – 1C   tersebut, Tergugat mengakui dengan tegas bahwa Penggugat baru mengambil dana dari Tergugat sebesar  Rp. 1.900.000.000,- (satu milyar sembilan ratus juta rupiah);

  • sebagaimana diakui oleh Tergugat dalam Surat No.:189/Kopana/XII/08 Tanggal 2 Desember 2008 Hal: Undangan ( vide Bukti P – 2);
  1. Bahwa begitupula seterusnya, Penggugat sama sekali belum menerima Pembayaran Tahap II (Kedua) sebesar 40 % (empat puluh persen) dari Rp. 7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ratus ribu rupiah) atau sama dengan Rp. 3.000.000.000,- (tiga milyar lima ratus juta rupiah) dari Tergugat. Padahal in actu, Akta Jual Beli (AJB) PPAT Camat Cileungsi yang telah diserahkan oleh Penggugat kepada Tergugat melalui pihak POLRES METRO Jakarta Selatan, sesuai dengan Lampiran Surat Kapolres Metro Jakarta Selatan No.Pol.:B/-/I/2005/ RES JAKSEL, sesuai dengan fakta – fakta hukum yang terungkap di persidangan melalui Bukti P – 3 berupa   Tanda Terima Tanggal 6 Pebruari 2004 yang diterbitkan oleh pihak Kepolisian Resort  Metropolitan Jakarta Selatan,   Bukti P – 4 berupa LAMPIRAN SURAT KAPOLRES METRO JAKSEL No. Pol.: B/-/I/2005/RES JAKSEL, JANUARI  2005, Bukti P – 5 berupa Surat Nomor: 52/Kopana/III/09 Tanggal 16 Maret 2009 Perihal: AJB (Akta Jual Beli) Kapling Mutiara Cileungsi, dan Bukti P – 6 berupa Surat Nomor: B/821/IV/2010/ Res Jaksel Tanggal 26 April 2010 Perihal: Pengembalian berkas Akta Jual Beli;
  1. Bahwa adapun Akta Jual Beli (AJB) PPAT Camat Cileungsi yang telah diserahkan oleh Penggugat kepada Tergugat, yaitu:

 

  1. ` AJB Nomor Akta 125/CILEUNGSI/1998 Tanggal 28 – 10 – 1998;
  2. AJB Nomor Akta 126/CILEUNGSI/1998 Tanggal 28 – 10 – 1998;
  3. AJB Nomor Akta 128/CILEUNGSI/1998 Tanggal 28 – 10 – 1998;
  4. AJB Nomor Akta 129/CILEUNGSI/1998 Tanggal 28 – 10 – 1998;
  5. AJB Nomor Akta 155/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  6. AJB Nomor Akta 156/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  7. AJB Nomor Akta 157/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  8. AJB Nomor Akta 158/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  9. AJB Nomor Akta 159/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  10. AJB Nomor Akta 160/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  11. AJB Nomor Akta 161/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  12. AJB Nomor Akta 162/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  13. AJB Nomor Akta 163/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  14. AJB Nomor Akta 164/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  15. AJB Nomor Akta 165/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  16. AJB Nomor Akta 166/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  17. AJB Nomor Akta 167/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  18. AJB Nomor Akta 168/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  19. AJB Nomor Akta 169/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  20. AJB Nomor Akta 170/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  21. AJB Nomor Akta 171/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  22. AJB Nomor Akta 172/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  23. AJB Nomor Akta 173/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  24. AJB Nomor Akta 174/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  25. AJB Nomor Akta 175/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  26. AJB Nomor Akta 726/CILEUNGSI/1998 Tanggal 19 – 05 – 1998;
  27. AJB Nomor Akta 728/CILEUNGSI/1998 Tanggal 19 – 05 – 1998;
  28. AJB Nomor Akta 730/CILEUNGSI/1998 Tanggal 19 – 05 – 1998;
  29. AJB Nomor Akta 732/CILEUNGSI/1998 Tanggal 19 – 05 – 1998;
  30. AJB Nomor Akta 750/CILEUNGSI/1998 Tanggal 22 – 05 – 1998;
  31. AJB Nomor Akta 763/CILEUNGSI/1998 Tanggal 25 – 05 – 1998;
  32. AJB Nomor Akta 768/CILEUNGSI/1998 Tanggal 25 – 05 – 1998;
  33. AJB Nomor Akta 772/CILEUNGSI/1998 Tanggal 26 – 05 – 1998;
  34. AJB Nomor Akta 773/CILEUNGSI/1998 Tanggal 26 – 05 – 1998;
  35. AJB Nomor Akta 774/CILEUNGSI/1998 Tanggal 26 – 05 – 1998;
  36. AJB Nomor Akta 784/CILEUNGSI/1998 Tanggal 27 – 05 – 1998;
  37. AJB Nomor Akta 786/CILEUNGSI/1998 Tanggal 27 – 05 – 1998;
  38. AJB Nomor Akta 787/CILEUNGSI/1998 Tanggal 27 – 05 – 1998;
  39. AJB Nomor Akta 811/CILEUNGSI/1998 Tanggal 29 – 05 – 1998;
  40. AJB Nomor Akta 812/CILEUNGSI/1998 Tanggal 29 – 05 – 1998;
  41. AJB Nomor Akta 816/CILEUNGSI/1998 Tanggal 30 – 05 – 1998;
  42. AJB Nomor Akta 819/CILEUNGSI/1998 Tanggal 30 – 05 – 1998;
  43. AJB Nomor Akta 820/CILEUNGSI/1998 Tanggal 30 – 05 – 1998;
  44. AJB Nomor Akta 824/CILEUNGSI/1998 Tanggal 30 – 05 – 1998;
  45. AJB Nomor Akta 1201/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  46. AJB Nomor Akta 1203/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  47. AJB Nomor Akta 1207/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  48. AJB Nomor Akta 1208/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  49. AJB Nomor Akta 1213/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  50. AJB Nomor Akta 1220/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  51. AJB Nomor Akta 1227/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  52. AJB Nomor Akta 1233/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  53. AJB Nomor Akta 1235/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  54. AJB Nomor Akta 1239/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  55. AJB Nomor Akta 1241/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  56. AJB Nomor Akta 1243/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  57. AJB Nomor Akta 1245/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  58. AJB Nomor Akta 1624/CILEUNGSI/1998 Tanggal 02 – 10 – 1998;
  59. AJB Nomor Akta 1627/CILEUNGSI/1998 Tanggal 02 – 10 – 1998;
  60. AJB Nomor Akta 1629/CILEUNGSI/1998 Tanggal 02 – 10 – 1998;
  61. AJB Nomor Akta 1631/CILEUNGSI/1998 Tanggal 02 – 10 – 1998;
  62. AJB Nomor Akta 1743/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  63. AJB Nomor Akta 1744/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  64. AJB Nomor Akta 1745/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  65. AJB Nomor Akta 1746/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  66. AJB Nomor Akta 1747/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  67. AJB Nomor Akta 1750/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  68. AJB Nomor Akta 1819/CILEUNGSI/1998 Tanggal 14 – 11 – 1998;
  69. AJB Nomor Akta 1820/CILEUNGSI/1998 Tanggal 14 – 11 – 1998;
  70. AJB Nomor Akta 1821/CILEUNGSI/1998 Tanggal 14 – 11 – 1998;
  71. AJB Nomor Akta 1947/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 12 – 1998;
  72. AJB Nomor Akta 1948/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 12 – 1998;
  73. AJB Nomor Akta 1949/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 12 – 1998;
  74. AJB Nomor Akta 1954/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  75. AJB Nomor Akta 1955/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  76. AJB Nomor Akta 1956/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  77. AJB Nomor Akta 1957/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  78. AJB Nomor Akta 1962/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  79. AJB Nomor Akta 1963/CILEUNGSI/1998 Tanggal 18 – 12 – 1998;
  80. AJB Nomor Akta 1964/CILEUNGSI/1998 Tanggal 18 – 12 – 1998;
  81. AJB Nomor Akta 107/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  82. AJB Nomor Akta 110/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  83. AJB Nomor Akta 111/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  84. AJB Nomor Akta 113/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  85. AJB Nomor Akta 114/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  86. AJB Nomor Akta 115/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  87. AJB Nomor Akta 116/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  88. AJB Nomor Akta 117/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  89. AJB Nomor Akta 118/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  90. AJB Nomor Akta 120/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  91. AJB Nomor Akta 121/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  92. AJB Nomor Akta 122/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  93. AJB Nomor Akta 128/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 01 – 1999;
  94. AJB Nomor Akta 131/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 01 – 1999;
  95. AJB Nomor Akta 132/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  96. AJB Nomor Akta 135/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  97. AJB Nomor Akta 136/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  98. AJB Nomor Akta 140/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  99. AJB Nomor Akta 143/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  100. AJB Nomor Akta 146/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  101. AJB Nomor Akta 147/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  102. AJB Nomor Akta 148/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  103. AJB Nomor Akta 149/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  104. AJB Nomor Akta 151/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  105. AJB Nomor Akta 152/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  106. AJB Nomor Akta 237/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  107. AJB Nomor Akta 254/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  108. AJB Nomor Akta 255/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  109. AJB Nomor Akta 256/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  110. AJB Nomor Akta 258/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  111. AJB Nomor Akta 259/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  112. AJB Nomor Akta 260/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  113. AJB Nomor Akta 261/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  114. AJB Nomor Akta 262/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  115. AJB Nomor Akta 264/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  116. AJB Nomor Akta 266/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  117. AJB Nomor Akta 268/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  118. AJB Nomor Akta 269/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  119. AJB Nomor Akta 271/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  120. AJB Nomor Akta 272/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  121. AJB Nomor Akta 277/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  122. AJB Nomor Akta 278/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  123. AJB Nomor Akta 280/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  124. AJB Nomor Akta 283/CILEUNGSI/1999 Tanggal 09 – 02 – 1999;
  125. AJB Nomor Akta 711/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 04 – 1999;
  126. AJB Nomor Akta 712/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 04 – 1999;
  127. AJB Nomor Akta 714/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 04 – 1999;
  128. AJB Nomor Akta 715/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 04 – 1999;
  129. AJB Nomor Akta 744/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 04 – 1999;
  130. AJB Nomor Akta 746/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 04 – 1999;
  131. AJB Nomor Akta 756/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 04 – 1999;
  132. AJB Nomor Akta 759/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 04 – 1999;
  133. AJB Nomor Akta 1268/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 07 – 1999;
  134. AJB Nomor Akta 1269/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 07 – 1999;
  135. AJB Nomor Akta 1272/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 07 – 1999;
  136. AJB Nomor Akta 1384/CILEUNGSI/1999 Tanggal 09 – 08 – 1999;
  137. AJB Nomor Akta 1386/CILEUNGSI/1999 Tanggal 30 – 07 – 1999;
  138. AJB Nomor Akta 1387/CILEUNGSI/1999 Tanggal 30 – 07 – 1999;
  139. AJB Nomor Akta 1388/CILEUNGSI/1999 Tanggal 30 – 07 – 1999;
  140. AJB Nomor Akta 1389/CILEUNGSI/1999 Tanggal 09 – 08 – 1999;
  141. AJB Nomor Akta 1410/CILEUNGSI/1999 Tanggal 30 – 07 – 1999;
  142. AJB Nomor Akta 1411/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 08 – 1999;

 

  1. Bahwa berdasarkan fakta – fakta hukum sebagaimana diuraikan di atas yaitu oleh karena Tergugat belum menuntaskan Pembayaran Tahap I (Pertama) dan Pembayaran Tahap II (Kedua) kepada Penggugat padahal Penggugat telah melaksanakan prestasinya sesuai ketentuan dalam KESEPAKATAN KERJA SAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997, maka  sangat jelas dan nyata Tergugat  telah melakukan wanprestasi (ingkar janji/cidera janji);
  1. Bahwa Tergugat telah melakukan wanprestasi dalam pelaksanaan KESEPAKATAN KERJA SAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997, diakui Tergugat sendiri secara tegas sebagaimana terungkap dipersidangan melalui Bukti P – 1C berupa Surat Nomor: 039/KOPANA/ I/1999 Tanggal 28 Januari 1999 Perihal: Pengembalian Dana;

Bahwa dalam Bukti P – 1C berupa Surat Nomor: 039/KOPANA/ I/1999 Tanggal 28 Januari 1999 Perihal: Pengembalian Dana tersebut, Tergugat dengan tegas mengakui dan menyatakan:

  • Bahwa Tergugat tidak mempunyai dana yang cukup untuk membiayai pelaksanaan pembebasan tanah/lahan di Desa Setusari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor;
  • Bahwa Tergugat meminta agar Penggugat mengembalikan dana sebesar Rp. 1.900.000.000,- (satu milyar Sembilan ratus juta rupiah) yang telah diterima/diambil oleh Penggugat dari Tergugat;
  • Bahwa Tergugat bersedia menyerahkan kembali seluruh Akta Jual Beli (AJB) yang telah diberikan oleh Penggugat kepada Tergugat;
  1. Bahwa bahkan selain itu, dalam hal pembebasan tanah/lahan sebagaimana dimaksud dalam KESEPAKATAN KERJA SAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997 maka Tergugat  mengakui  dan menyatakan dengan tegas bahwa Tergugat adalah pihak yang sepenuhnya bertanggung jawab apabila timbul permasalahan (unsur) pidana maupun perdata berkaitan dengan pembebasan tanah/lahan tersebut. Fakta hukum tersebut terungkap di persidangan melalui Bukti P – 4C berupa Surat Nomor:47/Kopana/III/09 Tanggal 10 Maret 2009 Perihal: Pemberitahuan, yang menyebutkan hal – hal sebagai berikut:
  • Bahwa “untuk itu segala sesuatunya yang berhubungan dengan hak, kewajiban dan tanggung jawab Saudara (Penggugat) dengan Kopana (Tergugat) akan tetap mengacu kepada Surat Pernyataan Pengurus Lama tertanggal 29 Maret 2006”;
  • Bahwa “khususnya kapling Mutiara Cileungsi baik yang sudah ada AJB (Akta Jual Beli) maupun yang belum di area tanah tersebut tetap menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari Pengurus Kopana (Tergugat) yang lama jika nantinya terjadi unsur baik pidana maupun perdata”;
  1. Bahwa dalam hal Tergugat telah melakukan wanprestasi sebagaimana dijelaskan di atas, maka Penggugat telah menyampaikan teguran/somasi atau peringatan agar Tergugat segera melaksanakan kewajinannya. Akan tetapi, sampai saat ini Tergugat sama sekali tidak melakukan kewajibannya kepada Penggugat secara tuntas meskipun telah diperingatkan oleh Penggugat, sebagaimana terungkap di persidangan melalui:
  • Bukti P – 7 berupa Surat Nomor: 078/AHH&Ass./Som – 1/XII/2016 Tanggal 17 Desember 2016 Perihal: Teguran Hukum (Somasi);
  • Bukti P – 8 berupa Surat Nomor: 081/AHH&Ass./Som – 2/XII/2016 Tanggal 22 Desember 2016 Perihal: Teguran Hukum (Somasi) Ke – 2 (Kedua);
  1. Bahwa dengan demikian, pertimbangan untuk menyatakan bahwa Tergugat telah lalai atau telah melakukan wanprestasi berdasarkan fakta sebagaimana disebutkan diatas yang sesuai pula dengan ketentuan Pasal 1238 KUHPerdata yang menyakan bahwa:  “Si berutang adalah lalai, apabila ia dengan surat perintah atau dengan sebuah akta sejenis itu telah dinyatakan lalai, atau demi perikatan sendiri, ialah jika ini menetapkan bahwa si berutang harus dianggap lalai dengan lewatnya waktu yang ditentukan, adalah telah terbukti dan memenuhi syarat secara hukum, oleh karena:
  • Bahwa Tergugat sendiri yang telah menyatakan tidak sanggup menuntaskan pembayaran kepada Penggugat karena tidak tersedianya dana pada Tergugat, sebagaimana terungkap di persidangan melalui Bukti P – 1C berupa Surat Nomor: 039/KOPANA/ I/1999 Tanggal 28 Januari 1999 Perihal: Pengembalian Dana; 
  • Bahwa secara prosedural hukum, Penggugat telah menyampaikan teguran/somasi atau peringatan kepada Tergugat (vide Bukti P – 7 dan Bukti P – 8);
  1. Bahwa oleh oleh karena Tergugat telah melakukan wanprestasi yang merugikan Penggugat, maka sangat wajar dan beralasan apabila Penggugat mohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara a quo untuk menyatakan KESEPAKATAN KERJA SAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997 adalah batal dengan segala akibat hukumnya;

Bahwa hal tersebut sesuai pula dengan Doktrin yang dikemukakan oleh Yahya Harahap,  yang menyatakan bahwa “Wanprestasi sebagai pelaksanaan kewajiban yang tidak tepat pada waktunya atau dilakukan tidak menurut selayaknya, sehingga menimbulkan keharusan bagi pihak debitur untuk memberikan atau membayar ganti rugi (schadevergoeding), atau dengan adanya wanprestasi oleh salah satu pihak, pihak yang lainnya dapat menuntut pembatalan perjanjian;

  1. Bahwa Pembatalan Perjanjian atau Pemecahan Perjanjian, dalam hal pembatasan tuntutan ganti rugi diatur pula dalam Pasal 1247 dan Pasal 1248 KUHPerdata. Pembatalan perjanjian atau pemecahan perjanjian bertujuan membawa kedua belah pihak kembali pada keadaan sebelum perjanjian diadakan.

Berdasarkan uraian di atas, maka kami mohon agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar berkenan memutuskan yang amarnya sebagai berikut:

 

PRIMAIR: 

  1. Mengabulkan Gugatan PENGGUGAT untuk seluruhnya;
  1. Menyatakan TERGUGAT telah melakukan Wanprestasi (ingkar janji/cidera janji);
  1. Menyatakan KESEPAKATAN KERJASAMA DALAM PEMBEBASAN TANAH DI DESA SETUSARI BLOK 20 KECAMATAN CILEUNGSI KABUPATEN BOGOR Tanggal 18 November 1997   adalah BATAL dengan segala akibat hukumnya;
  1. Menyatakan seluruh bidang tanah/lahan yang telah dibebaskan oleh Penggugat yang seluas +000 m2 (+ 15,3 Ha) yang terletak di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor adalah milik Penggugat secara sah;
  1. Menghukum Tergugat untuk menyerahkan seluruh Akta Jual Beli (AJB) atas seluruh bidang tanah/lahan yang telah dibebaskan oleh Penggugat yang terletak di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor telah diserahkan oleh Penggugat kepada Tergugat dan yang dikuasai oleh Tergugat, kepada Penggugat, yaitu diantaranya:

 

  1. AJB Nomor Akta 125/CILEUNGSI/1998 Tanggal 28 – 10 – 1998;
  2. AJB Nomor Akta 126/CILEUNGSI/1998 Tanggal 28 – 10 – 1998;
  3. AJB Nomor Akta 128/CILEUNGSI/1998 Tanggal 28 – 10 – 1998;
  4. AJB Nomor Akta 129/CILEUNGSI/1998 Tanggal 28 – 10 – 1998;
  5. AJB Nomor Akta 155/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  6. AJB Nomor Akta 156/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  7. AJB Nomor Akta 157/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  8. AJB Nomor Akta 158/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  9. AJB Nomor Akta 159/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  10. AJB Nomor Akta 160/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  11. AJB Nomor Akta 161/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  12. AJB Nomor Akta 162/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  13. AJB Nomor Akta 163/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  14. AJB Nomor Akta 164/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  15. AJB Nomor Akta 165/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  16. AJB Nomor Akta 166/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  17. AJB Nomor Akta 167/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  18. AJB Nomor Akta 168/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  19. AJB Nomor Akta 169/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  20. AJB Nomor Akta 170/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  21. AJB Nomor Akta 171/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  22. AJB Nomor Akta 172/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  23. AJB Nomor Akta 173/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  24. AJB Nomor Akta 174/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  25. AJB Nomor Akta 175/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 11 – 1998;
  26. AJB Nomor Akta 726/CILEUNGSI/1998 Tanggal 19 – 05 – 1998;
  27. AJB Nomor Akta 728/CILEUNGSI/1998 Tanggal 19 – 05 – 1998;
  28. AJB Nomor Akta 730/CILEUNGSI/1998 Tanggal 19 – 05 – 1998;
  29. AJB Nomor Akta 732/CILEUNGSI/1998 Tanggal 19 – 05 – 1998;
  30. AJB Nomor Akta 750/CILEUNGSI/1998 Tanggal 22 – 05 – 1998;
  31. AJB Nomor Akta 763/CILEUNGSI/1998 Tanggal 25 – 05 – 1998;
  32. AJB Nomor Akta 768/CILEUNGSI/1998 Tanggal 25 – 05 – 1998;
  33. AJB Nomor Akta 772/CILEUNGSI/1998 Tanggal 26 – 05 – 1998;
  34. AJB Nomor Akta 773/CILEUNGSI/1998 Tanggal 26 – 05 – 1998;
  35. AJB Nomor Akta 774/CILEUNGSI/1998 Tanggal 26 – 05 – 1998;
  36. AJB Nomor Akta 784/CILEUNGSI/1998 Tanggal 27 – 05 – 1998;
  37. AJB Nomor Akta 786/CILEUNGSI/1998 Tanggal 27 – 05 – 1998;
  38. AJB Nomor Akta 787/CILEUNGSI/1998 Tanggal 27 – 05 – 1998;
  39. AJB Nomor Akta 811/CILEUNGSI/1998 Tanggal 29 – 05 – 1998;
  40. AJB Nomor Akta 812/CILEUNGSI/1998 Tanggal 29 – 05 – 1998;
  41. AJB Nomor Akta 816/CILEUNGSI/1998 Tanggal 30 – 05 – 1998;
  42. AJB Nomor Akta 819/CILEUNGSI/1998 Tanggal 30 – 05 – 1998;
  43. AJB Nomor Akta 820/CILEUNGSI/1998 Tanggal 30 – 05 – 1998;
  44. AJB Nomor Akta 824/CILEUNGSI/1998 Tanggal 30 – 05 – 1998;
  45. AJB Nomor Akta 1201/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  46. AJB Nomor Akta 1203/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  47. AJB Nomor Akta 1207/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  48. AJB Nomor Akta 1208/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  49. AJB Nomor Akta 1213/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  50. AJB Nomor Akta 1220/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  51. AJB Nomor Akta 1227/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  52. AJB Nomor Akta 1233/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  53. AJB Nomor Akta 1235/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  54. AJB Nomor Akta 1239/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  55. AJB Nomor Akta 1241/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  56. AJB Nomor Akta 1243/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  57. AJB Nomor Akta 1245/CILEUNGSI/1998 Tanggal 01 – 07 – 1998;
  58. AJB Nomor Akta 1624/CILEUNGSI/1998 Tanggal 02 – 10 – 1998;
  59. AJB Nomor Akta 1627/CILEUNGSI/1998 Tanggal 02 – 10 – 1998;
  60. AJB Nomor Akta 1629/CILEUNGSI/1998 Tanggal 02 – 10 – 1998;
  61. AJB Nomor Akta 1631/CILEUNGSI/1998 Tanggal 02 – 10 – 1998;
  62. AJB Nomor Akta 1743/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  63. AJB Nomor Akta 1744/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  64. AJB Nomor Akta 1745/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  65. AJB Nomor Akta 1746/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  66. AJB Nomor Akta 1747/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  67. AJB Nomor Akta 1750/CILEUNGSI/1998 Tanggal 21 – 10 – 1998;
  68. AJB Nomor Akta 1819/CILEUNGSI/1998 Tanggal 14 – 11 – 1998;
  69. AJB Nomor Akta 1820/CILEUNGSI/1998 Tanggal 14 – 11 – 1998;
  70. AJB Nomor Akta 1821/CILEUNGSI/1998 Tanggal 14 – 11 – 1998;
  71. AJB Nomor Akta 1947/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 12 – 1998;
  72. AJB Nomor Akta 1948/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 12 – 1998;
  73. AJB Nomor Akta 1949/CILEUNGSI/1998 Tanggal 16 – 12 – 1998;
  74. AJB Nomor Akta 1954/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  75. AJB Nomor Akta 1955/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  76. AJB Nomor Akta 1956/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  77. AJB Nomor Akta 1957/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  78. AJB Nomor Akta 1962/CILEUNGSI/1998 Tanggal 17 – 12 – 1998;
  79. AJB Nomor Akta 1963/CILEUNGSI/1998 Tanggal 18 – 12 – 1998;
  80. AJB Nomor Akta 1964/CILEUNGSI/1998 Tanggal 18 – 12 – 1998;
  81. AJB Nomor Akta 107/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  82. AJB Nomor Akta 110/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  83. AJB Nomor Akta 111/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  84. AJB Nomor Akta 113/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  85. AJB Nomor Akta 114/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  86. AJB Nomor Akta 115/CILEUNGSI/1999 Tanggal 11 – 01 – 1999;
  87. AJB Nomor Akta 116/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  88. AJB Nomor Akta 117/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  89. AJB Nomor Akta 118/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  90. AJB Nomor Akta 120/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  91. AJB Nomor Akta 121/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  92. AJB Nomor Akta 122/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 01 – 1999;
  93. AJB Nomor Akta 128/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 01 – 1999;
  94. AJB Nomor Akta 131/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 01 – 1999;
  95. AJB Nomor Akta 132/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  96. AJB Nomor Akta 135/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  97. AJB Nomor Akta 136/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  98. AJB Nomor Akta 140/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  99. AJB Nomor Akta 143/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  100. AJB Nomor Akta 146/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  101. AJB Nomor Akta 147/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  102. AJB Nomor Akta 148/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  103. AJB Nomor Akta 149/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  104. AJB Nomor Akta 151/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  105. AJB Nomor Akta 152/CILEUNGSI/1999 Tanggal 15 – 01 – 1999;
  106. AJB Nomor Akta 237/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 01 – 1999;
  107. AJB Nomor Akta 254/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  108. AJB Nomor Akta 255/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  109. AJB Nomor Akta 256/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  110. AJB Nomor Akta 258/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  111. AJB Nomor Akta 259/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  112. AJB Nomor Akta 260/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  113. AJB Nomor Akta 261/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  114. AJB Nomor Akta 262/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  115. AJB Nomor Akta 264/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  116. AJB Nomor Akta 266/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  117. AJB Nomor Akta 268/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  118. AJB Nomor Akta 269/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  119. AJB Nomor Akta 271/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  120. AJB Nomor Akta 272/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  121. AJB Nomor Akta 277/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  122. AJB Nomor Akta 278/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  123. AJB Nomor Akta 280/CILEUNGSI/1999 Tanggal 08 – 02 – 1999;
  124. AJB Nomor Akta 283/CILEUNGSI/1999 Tanggal 09 – 02 – 1999;
  125. AJB Nomor Akta 711/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 04 – 1999;
  126. AJB Nomor Akta 712/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 04 – 1999;
  127. AJB Nomor Akta 714/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 04 – 1999;
  128. AJB Nomor Akta 715/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 04 – 1999;
  129. AJB Nomor Akta 744/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 04 – 1999;
  130. AJB Nomor Akta 746/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 04 – 1999;
  131. AJB Nomor Akta 756/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 04 – 1999;
  132. AJB Nomor Akta 759/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 04 – 1999;
  133. AJB Nomor Akta 1268/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 07 – 1999;
  134. AJB Nomor Akta 1269/CILEUNGSI/1999 Tanggal 12 – 07 – 1999;
  135. AJB Nomor Akta 1272/CILEUNGSI/1999 Tanggal 13 – 07 – 1999;
  136. AJB Nomor Akta 1384/CILEUNGSI/1999 Tanggal 09 – 08 – 1999;
  137. AJB Nomor Akta 1386/CILEUNGSI/1999 Tanggal 30 – 07 – 1999;
  138. AJB Nomor Akta 1387/CILEUNGSI/1999 Tanggal 30 – 07 – 1999;
  139. AJB Nomor Akta 1388/CILEUNGSI/1999 Tanggal 30 – 07 – 1999;
  140. AJB Nomor Akta 1389/CILEUNGSI/1999 Tanggal 09 – 08 – 1999;
  141. AJB Nomor Akta 1410/CILEUNGSI/1999 Tanggal 30 – 07 – 1999;
  142. AJB Nomor Akta 1411/CILEUNGSI/1999 Tanggal 14 – 08 – 1999;

 

  1. Menyatakan sah dan berharga pengembalian pembayaran dan penitipan uang dari Penggugat kepada Tergugat sebesar Rp. 900.000.000,- (satu milyar sembilan ratus juta rupiah) sebagai Konsignasi;
  1. Menghukum Tergugat untuk membayar Bunga moratoir sebesar 6 % (enam persen) setahun dari keseluruhankewajiban Tergugat untuk melakukan pelunasan pembayaran  kepada Penggugat  sebesar Rp. 5.600.000.000,- (Tujuh milyar lima ratus juta rupiah)  terhitung sejak tahun 1997, atau sama dengan Rp. Rp. 336.000.000,- (tiga ratus tiga puluh enam juta rupiah)  per tahun terhitung sejak tahun 1997;
  1. Menghukum Tergugat untuk membayar keuntungan akibat langsung dari perbuatan Tergugat tidak melunasi pembayaran kepada Penggugat sebesar 10 % (sepuluh persen) dari Rp. 5.600.000.000,- (lima milyar enam ratus juta rupiah)  terhitung sejak awal 1997, atau sama dengan sebesar  Rp. 560.000.000,- (lima ratus enam puluh juta rupiah)  setiap tahunnya terhitung sejak tahun  1997, atau sampai dengan tahun 2017 sejak diajukannya gugatan ini adalah sebesar Rp. 11.200.000.000,- (sebelas milyar dua ratus juta rupiah)  secara tunai dan seketika;
  1. Menghukum Tergugat untuk membayar denda keterlambatan sebagai pengganti dari biaya – biaya (kosten) yang dikeluarkan oleh Penggugat yaitu sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh  juta rupiah) setiap bulan apabila Tergugat lalai melaksanakan isi putusan ini, terhitung sejak putusan dalam perkara ini dibacakan/diucapkan  di persidangan;
  1. Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dilaksanakan lebih dahulu meskipun ada upaya Banding, Perlawanan/Verzet, atau Kasasi (Uitvoerbar Bij Voorraad);
  1. Menghukum Tergugat untuk membayar segala biaya yang timbul dalam perkara ini. 

 SUBSIDAIR:

Apabila Pengadilan Negeri Jakarta Selatan  berpendapat lain, mohon putusan yang seadil – adilnya (ex aequo et bono).

 

Hormat kami
Kuasa Hukum PENGGUGAT 

APPE HAMONANGAN HUTAURUK, SH.,  MH.

YANRINO SIBUEA, SH.

 

 

 

 

 

About Author: Appe Hamonangan Hutauruk

Appe Hamonangan Hutauruk selaku Penulis tunggal pada Website: "Law Firm Appe Hamonangan Hutauruk & Associates" adalah seorang "Pegiat Penegakkan Hukum dan Hak Asasi Manusia" serta "Pemerhati Sosial Kemasyarakatan" yang berprofesi sebagai Advokat (Advocate), Konsultan Hukum (Legal Consultant) dan Dosen (lecturer) pada salah satu Universitas swasta di Jakarta, selain itu juga menduduki jabatan sebagai Ketua Umum pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama "Komunitas Masyarakat Anti Korupsi dan Penggelapan Pajak (KOMAKOPEPA). youtube.com/c/BeritaHukumKebijakanPublik

News Feed